Sunday, May 18, 2014

Staind-Outside

And you, you bring me to my knees, again All the times, that I could beg you please, in vain All the times, when I felt insecure, for you And I leave, my burdens at the door But I'm on the outside, I'm looking in I can see through you, see your true colors 'Cause inside you're ugly, you're ugly like me I can see through you, see to the real you All the times, that I felt like this won't end It's for you, and I taste what I could never have It was from you, all the times that I've cried My intentions, were full of pride But I waste, more time than anyone But I'm on the outside, I'm looking in I can see through you, see your true colors 'Cause inside you're ugly, you're ugly like me I can see through you, see to the real you All the times, that I've cried All this wasted, it's all inside And I feel, all this pain I stuffed it down, it's back again And I lie, here in bed All alone, I can't mend But I feel, tomorrow will be okay But I'm on the outside, and I'm looking in I can see through you, see your true colors Inside you're ugly, you're ugly like me I can see through you, see to the real you

Saturday, May 17, 2014

Jumpa lagi

Hallo Blog, Setelah sekian lama hampir genap 2 tahun saya tidak pernah menulis, akhirnya saya memberanikan diri lagi untuk menulis. Telah banyak sekali yang terjadi dalam kurun waktu selama ini, hanya saja saya masih bingung apakah saya harus menulisnya atau tidak karena jujurnya saya sudah tidak sanggup menahan rasa ini semua sendiri. Banyak sekali permasalahan yang timbul mulai dari pekerjaan, keluarga dan seseorang yang saya cintai. oh ya saya sudah bekerja di perusahaan baru by the way, sudah hampir 2 tahun. hanya saja pekerjaan yang saya cintai itu tidak seindah biasanya bahkan dengan posisi yang saya sudah punya sekarang. Banyak orang yang sirik bahkan mencoba mendukuni saya agar saya tidak betah dikantor, itulah bodohnya orang Indonesia, sedikit-sedikit pergi main ke dukun kalau dia tidak suka sama orang. Jika berbicara mengenai masalah pekerjaan tidak akan ada habisnya, selalu saja setiap harinya timbul permasalahan baru yang menguras otak dan emosi jiwa. Hal lain timbul dalam keluarga, ketika saya sudah penat bekerja, datang pulang ke rumah dan selalu disuguhkan pembicaraan mengenai uang! saya sudah sangat lelah mendengarnya setiap saat bahkan permasalahan antara nenek saya dengan menantunya yang tidak pernah ada habisnya..(what the fuck should i do?) Diantara hal itu semua yang paling menyakitkan adalah ketika pacar saya memutuskan saya, yang dimana dia telah berjanji untuk tidak pernah meninggalkan saya lagi, membuat saya percaya bahkan kita berbicara mengenai pernikahan, tetapi itu semua hancur lebur, dia melukai hati saya lagi dan saat ini dia bilang bahwa dia telah bersama orang lain, bagaimana bisa semudah dan secepat itu dia melupakan janji2nya padaku???! hancur sudah perasaan ini. Akibat dari semua hal yang terjadi diatas menyebabkan saya jatuh sakit, dokter bilang ini akibat stress, tingkat akumulasi stress saya sudah parah hingga menyebabkan saya terkapar tanpa daya selama satu minggu dirumah. Sudah letih hati ini, sudah jenuh perasaan ini, sudah capek rasanya menangis, terdiam dalam belenggu mau menjalani sesuatu selalu ada perasaan bersalah seolah semua apa yang saya telah lakukan selalu salah. Mereka hanya bisa berkomentar tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, ya saya memang telah divonis stress oleh dokter, tetapi apakah mereka bisa mengerti bahwa penyebab saya mengalami hal tersebut adalah karena ulah perbuatan mereka sendiri?? Ya Allah ingin rasanya saya berteriak meminta tolong kepadaMu karena saya memang sungguh tidak kuat menghadapi ini semua! Sekarang saya hanya bisa berdo'a agar saya dipertemukan kembali dengan orang yang saya cintai dan berdo'a untuk dia kembali seutuhnya kepada saya agar kita bisa membina rumah tangga yang sudah kita rencanakan berdua menjadi nyata. Aku bersumpah aku mencintai dia sepenuh hati dan selamanya. Lucu, dalam kurun waktu selama 2 tahun yang saya paparkan disini hanya kesedihan, saya belum merasakan kesenangan kecuali ketika saya bertemu dengan teman-teman baru dari kantor yang sebagian dari mereka cukup baik menemani hari-hari saya, bercerita, pergi makan dsb. Pesan untuk seseorang nan jauh disana, saya masih akan berusaha meyimpan uang untuk tabungan masa depan kita, saya berharap kamu bisa kembali kepada saya dan maaf bukannya saya jahat, semoga orang yang sekarang menjadi pacar kamu akan menyakiti perasaan kamu sama seperti kamu menyakiti perasaan saya atau bahkan lebih buruk dari itu supaya kamu bisa membuka mata kamu untuk benar-benar melihat siapa yang pantas jadi pendamping kamu, karena selama saya kenal dan berpacaran dengan kamu, belum pernah sekalipun saya mencoba untuk menyakiti perasaan kamu, dan saya real dengan apa yang saya miliki untuk membuat kita berdua bahagia baik itu perasaan ataupun materi. Terima kasih, mungkin mulai sekarang saya akan sering menulis lagi.